20
vote
Gambar preview anak-sakit-cuma-ditidurkan-di-stang-sepeda-ayahnya

Postnya bagus? Bagi ke temanmu!

Sia-sia punya smartphone tanpa aplikasi cantik TheCrowdVoice

Android★★★★✮ BlackBerry★★★★✮

anak-sakit-cuma-ditidurkan-di-stang-sepeda-ayahnya

Anak yang terbaring di depan setang sepeda di Jalan Jagakarsa, Jakarta Selatan, itu selalu ingin ikut ke mana pun ayahnya pergi. Dalam kondisi sakit sekalipun, ia ingin dekat dengan sang ayah.
Anak itu bernama Darmawan Santoso (3). Ayahnya bernama Sapto Sunardo (bukan Soekarna seperti diberitakan sebelumnya). Sapto mengatakan, saat ini, anaknya memang sakit, tetapi hanya meriang biasa dan tidak perlu dibawa ke rumah sakit. Menurut Sapto, dia telah terbiasa membawa anak bungsunya itu selama ia bekerja setiap hari.
"Darma enggak sakit parah, cuma meriang doang. Darma memang mau hujan mau panas selalu ikut saya, kecuali benar-benar sakit berat, baru saya tidak ajak," kata Sapto, Kamis (16/5/2013), saat dijumpai di rumahnya, Jalan Moh Kahfi 1 Gang Damai, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Sapto mengakui, saat ini biaya rumah sakit memang semakin mahal. Oleh sebab itu, jika anaknya sakit, Sapto lebih senang memberi ramuan obat tradisional kepada anak-anaknya.
"Enggak pernah ke dokter karena biaya dokter mahal. Jadi, pakai obat tradisional saja, daun sirih sama air hangat, terus diminumin," ujar bapak lima anak asal Solo, Jawa Tengah.
Dalam kesehariannya, Sapto berprofesi sebagai pedagang burung dan ikan hias keliling dengan menggunakan sepeda. Istri Sapto, Yunita Herawati, juga berprofesi sebagai pedagang keliling dengan menggunakan sepeda. Yunita menjual minuman susu fermentasi. Kesibukan Yunita inilah yang membuat Sapto tidak bisa meninggalkan Darma sendirian di rumah.
"Kalau kerja kantoran enak, mungkin kalau hujan bisa izin. Kalau dagang kan gak bisa, siapa yang mau gaji," kata pria lulusan S-1 jurusan Pertanian Universitas Slamet Riyadi, Solo.
Sapto dan Yunita telah memiliki lima anak dari pernikahan mereka. Pasangan ini tinggal di rumah petak dengan dua kamar tidur dan berdempetan dengan rumah lain. Anak Sapto yang paling sulung saat ini telah duduk di kelas XII di SMK Negeri 41,
Lanjut »»
bertahun-tahun yang lalu
di
Direkomendasikan pembaca lain
29 komentar
Suka post-nya? Punya opini? Tanggapin deh!
Batal
 
Mengapa ini dilaporkan?
Penting: laporkanlah pelanggaran serius tapi jangan terlalu napsu pula. Sebuah post/komentar yang dilaporkan oleh beberapa anggota akan terhapus secara otomatis.
Batal
Harap masuk untuk selesaikan
Username
Password
Belum daftar? Daftarlah, cepat kok. Batal
Mari jadi anggota untuk ikutan beraksi
Username
Minimal 6 karakter. Hanya angka dan huruf diperbolehkan.
Password
Password lagi
Email
Biarkan kosong
Punya akun? Masuk deh. Batal
fudidudi #42677
Makassar
Diskon/voucher terpopuler